Optimalkan Kesehatan Saluran Cerna: Studi Agrilab Buktikan Efektivitas Suplementasi Gliseril Tributirat terhadap Villi Intestine Ayam Petelur
Kesehatan saluran pencernaan (gut health) merupakan kunci utama dalam mendukung performa dan produktivitas ayam petelur yang optimal. Penyerapan nutrisi pakan yang efisien sangat bergantung pada kondisi mukosa usus, khususnya integritas dan luas permukaan villi intestine. PT Agrinusa Jaya Santosa melalui Agrilab melakukan trial mengenai manfaat suplementasi Gliseril Tributirat sebagai nutrisi fungsional (feed additive) pada pakan ayam petelur
Gliseril Tributirat merupakan sumber asam butirat yang berfungsi untuk menjaga kesehatan usus ayam, memperbaiki penyerapan usus, meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga produksi telur. Kesehatan usus menjadi kunci utama dalam mendukung produktivitas ayam petelur. Suplementasi Gliseril Tributirat pada pakan ayam petelur diharapkan dapat mengoptimalkan kesehatan saluran usus dan meningkatkan produkstivitas telur. Asam butirat pada Gliseril Tributirat bekerja melalui pelepasan perlahan secara merata pada saluran usus dan berperan sebagai sumber energi utama untuk sel-sel usus, meningkatkan kesehatan microbiota usus, menurunkan potensi peradangan dan menjaga integritas barrier usus.
Uji efektivitas dilakukan pada dua kelompok umur ayam petelur di salah satu peternakan di area Jawa Timur dengan suplementasi dosis 0,5 kg / ton pakan selama 4 minggu. Kelompok Umur 26 Minggu dilakukan pengambilan sampel pada umur 30 minggu. Kelompok Umur 42 Minggu dilakukan pengambilan sampel pada umur 46 minggu.
Hasil pengamatan mikroskopis dengan pembesaran 100x membuktikan adanya peningkatan panjang villi usus yang sangat signifikan () pada kelompok yang diberi suplementasi Gliseril Tributirat dibandingkan kelompok kontrol (tanpa suplementasi). Pada kelompok ayam umur 30 minggu rata-rata panjang villi kelompok ayam suplementasi Gliseril Tributirat adalah 875,66 µm sedangkan panjang villi usus kontrol 517,65 µm. Pada kelompok ayam umur 46 minggu rata-rata panjang villi kelompok ayam suplementasi glyseryl tributirat adalah 1.060,60 µm sedangkan panjang villi usus kontrol 542,11 µm.
Suplementasi gliseril tributirat terbukti secara histopathologist mengoptimalkan tinggi dan Panjang villi pada 2 kelompok umur yang berkorelasi positif langsung terhadap perluasan area absorpsi nutrisi pada mukosa intestinal. Dengan permukaan serap yang lebih luas, efisiensi pemanfaatan nutrisi pakan meningkat secara nyata, yang pada akhirnya menjaga persistensi produksi dan kualitas telur secara berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat berfokus mengenai suplementasi Gliseril Tributirat dapat mencakup pengujian efektivitas pada kondisi cekaman panas (heat stress) khas wilayah tropis Indonesia, analisis komprehensif terhadap mikrobioma usus dan status imunologis ayam terhadap penyakit gastrointestinal, serta komparasi dosis optimal Gliseril Tributirat pada sistem pemeliharaan kandang baterai (cage) dan sistem lantai (floor).









