Pada tanggal 24-25 September 2025, Agrilab telah sukses melaksanakan serangkaian asesmen FAO-LMT & FAO-ATLASS yang diselenggarakan oleh Food and Agriculture Organization (FAO), Direktorat Kesehatan Hewan, dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Asesmen FAO-LMT (FAO-Laboratory Mapping Tool) merupakan seperangkat penilaian yang bertujuan untuk menilai dan meningkatkan kapasitas laboratorium. Asesmen ini terbagi menjadi 2, meliputi FAO-LMT Core (LMT-C) dan FAO-LMT Safety (LMT-S). Asesmen LMT-C berfokus untuk memetakan kapasitas inti laboratorium yang meliputi kinerja, manajemen mutu, infrastruktur, sumber daya, hingga jaringan kolaborasi. Sementara itu, asesmen LMT-S menitikberatkan pada aspek biosafety dan biosecurity di laboratorium.

Selain asesmen FAO-LMT, dilakukan pula asesmen FAO-ATLASS (FAO-Assessment Tool for Laboratories and Antimicrobial resistance Surveillance Systems) yang merupakan seperangkat penilaian yang bertujuan untuk menilai dan menetapkan target guna meningkatkan sistem pemantauan Antimicrobial Reseistance (AMR) nasional pada sektor pangan dan pertanian. Adapun asesmen ini berfokus pada Laboratorium Bakteriologi dan Mikologi yang di dalamnya terdapat layanan pengujian untuk sensitivitas antibiotik pada bakteri.

Diharapkan melalui proses asesmen ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan Agrilab sebagai laboratorium diagnostik veteriner. Asesmen ini juga menandai komitmen Agrilab untuk terus meningkatkan kapasitasnya di tingkat internasional, serta senantiasa berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan hewan dan peternakan di Indonesia
Referensi:
Food and Agriculture Organization. 2016. Strengthening Veterinary Diagnostic Capacities: The FAO Laboratory Mapping Tool. Roma: FCC-EMPRES Information Sheets FAO.
Food and Agriculture Organization. 2025. FAO Assessment Tool for Laboratories and AMR Surveillance Systems (FAO-ATLASS) [online]. Available at: https://www.fao.org/antimicrobial-resistance/resources/tools/fao-atlass/en/ (Acessed 26 September 2025)