Sebagai laboratorium diagnostik, Agrilab memiliki berbagai fasilitas laboratorium diantaranya yaitu:

Fasilitas pengujian pada bagian ini adalah:
- Nekropsi/bedah bangkai, dengan tujuan monitoring maupun untuk mengetahui penyebab kematian/munculnya gejala klinis di farm melalui pengamatan perubahan organ2 ayam secara makroskopis
Adapun sample yang dapat kami terima dengan pengujian nekropsi ini adalah:

… sample live moribund chicks/ayam sakit. Melalui nekropsi, selanjutnya dapat dilakukan konfirmasi dengan pengujian histopathology/konfirmasi perubahan organ secara selular/mikroskopis. Dapat juga dilanjutkan dengan isolasi & identifikasi bakteri (terutama bakteri pathogen pada ayam) maupun jamur (terutama aspergillus) dari swab organ ayam untuk dapat dilanjutkan dengan pengujian AST, dengan jenis antibiotik yang biasa digunakan di farm atau antibiotik lain. Melalu pengambilan darah dari sample ayam yg dikirim juga dapat melihat gambaran titer antibody melalui pegujian serologis.

…..Sample lain yang dapat kami terima untuk nekropsi adalah DOC. Dengan tujuan untuk mengetahui gambaran umum status kesehatan DOC dalam hal kemungkkinan terkontaminasi oleh bakteri (terutma bakteri pathogen) atau jamur (terutama Aspergillus spp) serta melihat gambaran MAB. Dari sample DOC ini dapat dilanjutkan dengan isolasi & identifikasi bakteri untuk kemudia dilakukan pengujian AST dengan berbagai jenis antbiotik atau antibiotik yang biasa digunakan di farm
- Pengujian Histopathology. Sample yang dapat diterima adalah selain ayam hidup juga fix organ, yaitu organ dalam larutan fiksatif. Dengan tujuan pengujian untuk mengetahui penyebab kematian atau munculnya gejala klinis yang menggambarkan kondisi farm melalui pengamatan secara mikroskopis/selular/jaringan. Juga mengkonfirmasi lesi pathologt anatomi untuk membantu pengambilan sebuah diagnosa
- Pengujian EPG & OPG, dari sample feces. Dengan tujuan untuk menghitung jumlah telur cacing dan oocyst per gram feces dengan tujuan monitoring peningkatan jumlah telur cacing atau pun oocyst dan cacing dalam suatu populasi farm. Dapat juga dilakukan untuk melakukan monitoring program penggunaan vaksin Coccidia/anticoccidiostat.
- Ulas darah/organ tempel. Tujuan pengujian ini adalah untuk mengamati adanya macrogametocytes pada sample darah untuk identifikasi adanya infeksi Leucocytozoon. Atau sebagai konfirmasi munculnya gejala klinis yang mengarah pada infeksi parasit darah pada suatu populasi farm.
- Identifikasi endoparasit & ektoparasit
“Pada bagian ini kita bisa mengambil kesimpulan sebuah diagnosa dari live moribund chicks yang dikirim melalui serangkaian proses pengujian post mortem berkelanjutan di bagian pathology”
Baca juga :
Laboratorium Bacteriology & Micology
Anda juga bisa cari tau fakta baru atau berdiskusi/konsultasi tentang permasalahan dan kendala di farm, bersama tim solusifarm klik disni.

